Read List 30
Chitose-kun wa Ramune Bin no Naka Volume 5 Chapter 0 Bahasa Indonesia
Prolog: Apa Arti Istimewa Bagi aku
Bagi aku, kata “istimewa” selalu terasa asing. aku tidak pernah suka kata-kata itu ditujukan kepada aku, bahkan ketika aku masih kecil.
Ini seperti diberi tahu, “Hei, kamu tidak bisa bergabung dengan grup ini. Kamu tidak sama dengan yang lain.”
Jadi meskipun aku tahu semua orang bermaksud menggunakan kata itu untuk menyiratkan sesuatu yang baik, setiap kali aku mendengarnya, aku sedikit mengernyit. Dan aku merasakan perasaan aneh karena tidak bisa berkomunikasi dengan baik dengan orang lain. Sepertinya hatiku yang kerdil tidak bisa ikut bermain.
Bahkan dengan laki-laki yang kusuka pun tidak. Bahkan dengan gadis itu aku tidak bisa memanggil sahabatku. Selama ini…
Tapi tahukah kamu, akhirnya aku menemukannya.
Dia selalu sombong, terkadang kasar sekali.
Dia tidak menganggap serius apa pun, selalu berusaha bersikap keren.
Dia bertingkah seperti orang brengsek, tentu saja, tapi jika menyangkut perempuan, dia cepat bersikap baik.
Dia selalu percaya diri. Dan terkadang, dia memanggilku untuk membicarakan sesuatu.
Dia tersenyum ketika dia ingin terlihat kuat.
Dia mencoba bertingkah seperti anak nakal, tapi dia baik pada orang lain.
…Dia adalah orang pertama dalam hidupku yang tidak memberiku perlakuan khusus.
Mungkin itu alasan yang sangat sederhana, tapi itu saja yang membuatku jatuh cinta.
Hari-hari dalam hidupku, hari-hari yang tadinya berlalu dengan kabur, kini hidup dengan warna. Sedemikian rupa sehingga kamu akan tertawa jika kamu mengetahuinya.
Konsep menjadi “istimewa” yang selama ini aku benci berubah menjadi sesuatu yang aku sukai.
Hei, bagaimana jika…?
Bagaimana jika matamu hanya tertuju padaku?
Bagaimana jika kursi di sebelahmu adalah satu-satunya tempat yang bisa aku duduki?
aku tidak akan peduli jika aku berhenti menjadi istimewa bagi orang lain.
Dan aku tidak akan peduli jika aku tidak melakukannya.
—Aku hanya ingin menjadi satu-satunya yang spesial di matamu.
---